Inilah Tata Cara Membayar Fidyah Bagi Ibu Menyusui

Tata Cara Membayar Fidyah - Puasa merupakan kewajiban bagi setiap Muslim ketika bulan Ramadhan, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, ada beberapa golongan orang yang tidak diwajibkan puasa yaitu wanita yang sedang haid, seseorang yang sedang hamil atau menyusui. Memang sebenarnya bagi mereka yang tidak menjalankan puasa, wajib untuk menggantinya di hari lain. Tapi setelah hamil, mereka akan melahirkan dan menyusui sehingga mereka dianggap sebagai kelompok yang tidak wajib puasa. Sebagai gantinya mereka harus membayar fidyah. Nah, kali ini kita akan membahas tentang cara membayar fidyah bagi ibu menyusui. Hal ini tentu sangat penting untuk Anda ketahui, khususnya para ibu hamil.

Fidyah tidak hanya berlaku untuk ibu hamil dan menyusui saja, tapi bagi mereka yang tak mampu seperti orang yang sudah lanjut usia, wajib membayar fidyah. Tata cara membayar fidyah bagi ibu hamil ada beberapa versi ulama, ada yang berpendapat bahwa fidyah bisa berupa uang atau makan. Cara membayar fidyah bagi ibu menyusui ini pun ada aturannya sendiri. Fidyah tidak bisa dibayarkan sembarangan atau diberikan kepada sembarang orang. Misalnya Anda asal saja memberikan uang fidyah kepada tetangga, padahal ia tergolong orang mampu. Hal tersebut dilarang dan jangan dilakukan.
membayar fidyah bagi ibu hamil dan nifas,membayar fidyah bagi orang sakit,membayar fidyah pengganti puasa ramadhan,tata cara membayar fidyah menurut islam,cara membayar fidyah puasa dengan uang,

Baca Juga : Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil dan Menyusui Menurut Syariat

Dalam agama Islam, selalu ada aturan tersendiri, termasuk pembayaran fidyah ini. Islam sudah memberikan patokan yang jelas dalam setiap amalan, tata cara kehidupan, hak dan kewajiban setiap umat. Terkait cara membayar fidyah bagi ibu menyusui ada dua cara, yaitu dengan memberikan makanan atau cara membayar fidyah puasa dengan uang. Setiap kali Anda tidak berpuasa Anda wajib membayar fidyah sebesar 1 mud.

Satu mud ini jika dikonversikan dalam bentuk makanan ialah 1 kg beras. Ada pula ulama lain yang berpendapat bahwa satu mud ini jika dikonversi dalam bentuk uang sejumlah satu kali memberikan makanan untuk fakir miskin dengan menu dan lauk lengkap, sekitar 15 ribu rupiah. Namun ingat satu hal, bayarlah fidyah kepada golongan orang miskin. Ibu hamil dan menyusui yang tidak bisa berpuasa bisa memberikan makanan kepada mereka yang membutuhkan secara langsung.

Apabila seseorang tidak berpuasa selama 30 hari, maka cara membayar fidyah bagi ibu menyusui yaitu dengan memberikan makanan kepada 30 orang fakir miskin disekitar tempat tinggalnya. Apabila Anda merasa lingkungan tempat tinggal Anda tidak berhak menerima fidyah dan bingung, maka Anda bisa mewakilkan pembayaran fidyah ini kepada lembaga tertentu seperti lembaga amil zakat dan fidyah.

Pembayaran fidyah adalah ibadah maaliyah atau harta bukan ibadah fardiyah sehingga menurut para ulama pembayarannya dapat diwakilkan. Salah satu lembaga yang terpercaya menyalurkan fidyah ini adalah dompet duafa. Ketika suatu lembaga sudah diberi amanah untuk memberikan fidyah, maka mereka wajib menyalurkannya. Cara membayar fidyah bagi ibu menyusui melalui perwakilan lembaga ini dianggap lebih mudah.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Entri Populer

Top  blogs DMCA.com Protection Status
Back To Top