Info Cara Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui Sesuai Syariat

Info Cara Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui Sesuai Syariat
Info Cara Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui Sesuai Syariat
Cara membayar fidyah ibu hamil dan menyusui. Salah satu rukun Islam yang harus dipenuhi oleh semua pemeluknya adalah berpuasa di bulan Ramadhan yang tata caranya sudah diterangkan di kitab suci Al-Quran dan Hadits nabi Muhammad saw. Namun, beberapa orang diperbolehkan tidak berpuasa, misalnya perempuan yang sedang menstruasi, orang sakit, musafir, ibu hamil dan menyusui. Tetapi mereka diharuskan mengqadha atau menggantikan puasanya di lain waktu diluar bulan Ramadhan.
Jika mereka tidak sanggup, ada syarat lain yang harus dilakukan yaitu membayar fidyah sesuai ketentuan syariat Islam. Adapun cara membayar fidyah ibu hamil dan menyusui yang bisa dilakukan untuk mengganti puasa di bulan Ramadhan cukup banyak.
tata cara membayar fidyah bagi ibu hamil,membayar fidyah puasa dengan uang atau beras,cara membayar fidyah yang benar,cara membayar fidyah pengganti puasa,membayar fidyah ibu hamil dan menyusui,

Baca Juga : Cara Bayar Puasa Ramadhan dengan Qadha

Pengertian Fidyah
Ibu hamil dan menyusui di bulan Ramadhan tidak diwajibkan untuk melakukan puasa jika mereka tidak sanggup mengerjakannya. Dalam agama Islam ada hal yang disebut dengan rukhsah atau keringanan. Maka jika ibu hamil atau sedang menyusui itu merasa takut terjadi hal yang mengganggu kesehatan janin atau bayi yang disusuinya, mereka bisa menggantinya dengan berpuasa di hari lain atau menunaikan fidyah. Fidyah sendiri artinya memberi makan fakir miskin sesuai dengan keterangan di QS. Dalam surat Al Baqarah ayat 184 yang disebutkan jika seseorang tidak berpuasa karena berat ketika menjalankannya, maka ia bisa membayar fidyah. 
tata cara membayar fidyah bagi ibu hamil,membayar fidyah puasa dengan uang atau beras,cara membayar fidyah yang benar,cara membayar fidyah pengganti puasa,membayar fidyah ibu hamil dan menyusui,

Baca Juga : Cara Membayar Fidyah Puasa dengan Uang bagi Yg Sakit

Cara Menghitung Fidyah Puasa
Beberapa ulama berpendapat, ibu hamil yang masih bisa mengqadha puasanya sebaiknya memilih mengganti puasanya. Kecuali jika selama bertahun-tahun di bulan Ramadhan ia hamil terus menerus dan tidak punya kesempatan untuk mengqadha puasanya tersebut. Cara menghitung fidyah puasa ibu hamil disesuaikan dengan banyaknya hari mereka tidak berpuasa. Misalnya ibu hamil tersebut tidak berpuasa selama 30 hari di bulan Ramadhan, maka mereka memberi makan fakir miskin selama 30 hari berturut-turut.
Para ulama berpendapat fidyah hanya boleh diberikan kepada fakir miskin, namun ada tiga pendapat mengenai ukuran banyaknya fidyah yang harus ditunaikan. Berikut ini penjelasannya:
  • Ukuran ½ sha atau 2 mud
  • Pendapat pertama yaitu cara membayar fidyah ibu hamil dengan ukuran sebanyak setengah sha atau dua mud jika dihitung sekitar 1,5 kilogram dari makanan pokok perharinya. Cara membayar fidyah bagi wanita menyusui juga sama dengan cara yang dilakukan oleh ibu hamil.
  • Ukuran ¼ sha atau 1 mud 
  • Pendapat kedua yang disebutkan para ulama mengharuskan membayar fidyah seukuran satu mud. Ukuran satu mud kira-kira 750 gram makanan pokok yang biasa dimakan sehari-hari oleh ibu hamil dan menyusui itu.
  • Ukuran satu porsi
  • Pendapat terakhir berdasarkan Anas bin Malik Ra, ketika beliau memberi makan 30 fakir miskin untuk mengganti puasanya selama 30 hari karena telah lanjut usia. Sehingga bisa disimpulkan bahwa fidyah yang ditunaikan ukurannya adalah satu porsi makanan lengkap dengan lauk pauknya.
Maka ada baiknya memilih pendapat ketiga sesuai dengan yang dipercaya oleh sebagian ulama. Cara membayar fidyah ibu hamil dan menyusui dengan memberi makan fakir miskin yaitu makanan beserta lauk pauknya, bukan memberikan uang. Perhitungannya satu porsi makanan diberikan pada satu orang fakir miskin perharinya sesuai jumlah hari berpuasa yang ditinggalkan ibu hamil dan menyusui tersebut.
Info Cara Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui Sesuai Syariat Rating: 4.5 Posted by: Lomba Cindra