Kamis, 14 September 2017

Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan Karena Haid dan Nifas

Puasa Ramadhan - Wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan untuk melakukan puasa wajib pada bulan ramadhan. Namun bukan ditinggalkan begitu saja, setelah selesai bulan ramadhan para wanita harus mengganti puasa yang ditinggalkan sesuai dengan jumlah hari dimana mereka tidak berpuasa. Adapun cara membayar hutang puasa ramadhan karena haid ini dilakukan dengan cara mengqadha puasa dihari lain. Mengganti puasa ramadhan bagi yang meninggalkannya adalah wajib hukumnya.

Dalam Islam, seorang umat Muslim yang meninggalkan puasa ramadhan bagaikan mempunyai hutang kepada Allah. Oleh karena itu, setiap wanita yang meninggalkan puasa karena haid harus mengqadha puasanya setelah Lebaran atau hara raya Idul Fitri. Adapun batas akhir membayar hutang puasa adalah akhir bulan sya’ban sebelum datang bulan ramadhan. Pembayaran hutang puasa ini sebenarnya tidak disarankan ketika mendekati bulan puasa tahun berikutnya. Sebaik-baiknya dalam mengganti puasa ramadhan adalah setelah hari raya idul fitri.
cara dan niat membayar hutang puasa ramadhan karena haid dan hamil,membayar hutang puasa ramadhan dengan fidyah,membayar hutang puasa ramadhan di bulan syawal sya'ban dan rajab,

Baca Juga : Cara Membayar Fidyah Yang Baik dan Benar

Hal ini dilakukan agar kita tidak lupa akan hutang puasa yang sudah ditinggalkan. Terkadang setelah ramadhan selesai dan berhari raya, kebanyakan orang akan lupa dengan hutang puasanya. Oleh sebab itu, mengganti puasa setelah hari raya sangat dianjurkan untuk dilakukan. Cara membayar hutang puasa ramadhan karena nifas sama halnya dengan mengganti hutang puasa karena haid.

Selain wanita yang sedang nifas dan haid, wanita hamil juga diperbolehkan untuk tidak menjalani ibadah puasa ramadhan. Wanita hamil diperbolehkan tidak puasa jika dirasa kondisinya tidak memungkinkan bagi kesehatannya dan janin yang ada didalam kandungannya. Namun setelah selesai melahirkan dan masa nifasnya maka wanita wajib untuk membayar puasa yang sudah ditinggalkannya.
Cara membayar hutang puasa ramadhan karena haid dan hamil sedikit berbeda. Bagi wanita yang meninggalkan puasa karena hamil bisa menggantinya dengan membayar fidyah saja atau mengganti puasa saja. Pembayaran fidyah dilakukan untuk mengganti puas jika wanita hamil tidak mampu mengganti puasanya sebelum jatuh bulan ramadhan tahun berikutnya. Fidyah ini dibayarkan dengan cara memberi makan kepada fakir miskin sejumlah hari puasa ramadhan yang ditinggalkannya.

Cara membayar hutang puasa ramadhan karena hamil dengan membayar fidyah dilakukan jika wanita tersebut mampu. Sedangkan jika wanita tidak mampu untuk membayar fidyah maka tidak perlu dipaksakan. Besarnya fidyah yang dibayarkan juga disesuaikan dengan kemampuan dari sang wanita yang meninggalkan puasa karena hamil.

Cara membayar hutang puasa ramadhan karena haid ataupun sebab lainnya dengan mengqadha puasa, adapunm syarat dan rukunnya sama dengan puasa ramadhan. Bagi wanita yang akan membayar hutang puasa diwajibkan untuk niat puasa sebelum terbitnya fajar. Untuk menghindari lupa berniat untuk membayar hutang puasa ramadhan sebaiknya lafalkan niat ketika malam hari sebelum tidur. Lafal niat untuk mengqadha puasa ramadhan adalah: “Nawaitus shouma ghodin qada’an fardha ramadhan lillahi taala.”
Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan Karena Haid dan Nifas Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Lomba Cindra